Penghujung 2021 Polda Sulteng Gagalkan Penyelundupan Sabu 29 Kg, Barang Bukti Diduga Disimpan di Desa Balukang

penghujung 2021
BERI KETERANGAN : Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs.Rudy Sufahriadi dalam press confrence di penghujung 2021, dihadapan media di Polda Sulteng, Selasa kemarin, 28 Desember 2021.(DOK)

Penghujung 2021, menjadi catatan tinta emas ditorehkan Ditresnarkoba Polda Sulteng yang berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 29 kilogram, diduga berasal dari negeri jiran Malaysia.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs.Rudy Sufahriadi dalam press confrence di penghujung 2021, dihadapan media di Polda Sulteng, Selasa kemarin, 28 Desember 2021.

Rudy menjelaskan, pengungkapan ini bermula pada tanggal 03 November 2021 personil Ditresnarkoba mendapatkan informasi terkait akan adanya aktifitas penyelundupan narkotika jenis sabu yang berasal dari Malaysia masuk ke wilayah Sulawesi Tengah melalui jalur laut.

Kata dia, setelah melakukan penyelidikan selama satu bulan, dipenghujung 2021 tepat tanggal 25 Desember 2021 personil ditresnarkoba Polda Sulteng dibantu bea cukai Palu berhasil menangkap tersangka inisial D yang menjadi target di dusun Dondasa, Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Lebih lanjut kepada petugas, tersangka D mengakui telah menyimpan narkotika di rumah pamannya di desa Balukang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, dan di rumah tersebut petugas berhasil menemukan barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak 29 paket.

“Tidak sampai disitu, personil kita juga melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 4 orang yang di duga terlibat dan selanjutnya di bawah menuju Polda Sulteng untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup Kapolda Sulteng.

Ditempat yang sama  Dirresnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Aman Guntoro mengatakan selain 29 paket narkotika jenis sabu seberat 29 kilogram petugas Ditresnarkoba juga menyita barang bukti berupa satu unit kapal, lima unit handphone, satu pucuk senjata api rakitan, dan tiga butir amunisi.

Tersangka yang berhasil diamankan adalah inisial D (39 tahun) warga Siboang Kecamatan Sojol, R (43 tahun) warga Desa Pesik Kecamatan Sojol Utara, S (40 tahun) warga Kabupaten Tolitoli, A (35 tahun) warga Sandaran Kabupaten Kutai Timur, Kaltim dan H (36 tahun) Alamat Batu 13 Apas Negeri Sabah Malaysia, terang mantan mantan Wadirreskrimum ini.

untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka di jerat pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 (dua puluh tahun) seumur hidup atau hukuman mati dan pidana denda paling sedikit Rp. 1 Milyar dan paling banyak Rp 10 Milyar,” tutup Aman Guntoro yang sebentar lagi akan melaksanakan mutasi menjadi Dirreskrimum Polda Kalbar.(**/ATR/BIDHUMAS POLDA SULTENG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!