oleh

Saluran Drainase Diduga Lantai Kerja Tak Ada Batu Kosong dan Lapisan Sirtu, Dinas PUPR Respon Cepat

Saluran Drainase dengan pasangan Batu Mortar di Dusun Durian Guni, Desa Kasoloang, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar),  dikabarkan lantai kerjanya diduga tidak memiliki batu kosong terus menjadi perhatian sejumlah pihak.

Saluran drainase, kini sementara dibangun di Desa Kasoloang itu, juga dikabarkan lantai kerjanya tidak dilapisi terlebih dahulu dengan sirtu.

rektor untad hari korpri senat untad hari korpri

Menanggapi informasi tengah berkembang demi perimbangan berita redaksi media ini, Sumarlin. ST, selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada saluran drainase itu, sekaligus menjabat Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Pasangkayu, merespon cepat dengan segera berkomunikasi dengan konsultan terkait pekerjaan saluran drainase itu.

Baca juga : Wadek III Imbau Mahasiswa Fisip Wujudkan Kampus Tanpa Rokok

Baca juga : PT. Honda Balindo Palu Siap Hadapi Gugatan PHK di Pengadilan, Adi Saputra: Sidangnya Berjalan Baik

“Ok dinda (Wartawan,red), saya hubungi konsultannya nah terkait pekerjaan ini,”ungkap PPK Sumarlin, yang dihubungi melalui pesan WhatsApp-nya, Senin kemarin, 23 November 2021.

Usai berkoordinasi dengan konsultan, Sumarlin dengan respon cepat melalui dokumentasi progres pekerjaan di lapangan mengirimkam gambar bahwa pekerjaan saluran drainase itu memiliki batu kosong pada lantai kerjanya.

saluran drainase

Nampak dokumentasi gambar saluran drainase lantai kerjanya memiliki batu kosong, namun hanya satu susun saja.

“Terimakasih kepada wartawan atas atensinya,” jelas Sekdis PUPR Pasangkayu itu.

Untuk diketahui, paket pembangunan drainase Dusun Durian Guni, Desa Kasoloang, anggarannya melekat pada Pemkab Pasangkayu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga : Knalpot Motor Bogar Disita Polisi Saat Razia, Kapolsek Palu Timur : 50 Unit Kendaraan Ikut Terjaring

Pembangunan drainase dengan nomor kontrak 600/171/SPK-Fisik/CK/IX/2021/DPUPR, tanggal 6 September 2021 dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2021.

Pembangunan drainase ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Smart Construction dengan nilai kontrak Rp. 147. 390. 000. 00 (Seratus empat puluh tujuh juta tiga ratus sembilan puluh ribu rupiah).

Waktu pelaksanaannya selama 90 hari kalender dari 6 September sampai dengan 4 Desember mendatang.(**/ATR)

Baca juga : Pembangunan Jalan Latasir di Jalan Dewi Sartika Jadi Sorotan, Baru Dibangun Terkupas dan Tumbuh Rumput 

Baca juga : Transaksi Miras Dari Manado Digagalkan Polisi di Jalan Gunung Gawalise, Kapolres Palu : 75 liter Cap Tikus Diisi Lima Karung

satker perumahan sulteng hari bhakti PU Ronny Tanusaputra haru bhakti PU rektor untad hari bhakti PU ketua senat hari bhakti PU BPPW hari bhakti PU zulfikar hari bhakti PU ngo hendry hari bhakti PU syamsurizal hari bhakti PU sakaruddin hari bhakti PU sigi hari bhakti PU pt. diana hari bhakti PU BP2JK hari bhakti PU Brantas hari bhakti PU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *