oleh

Dua Orang Anak Dikabarkan Kritis Akibat Tenggelam, Kapolres Parimo : Orangtuanya Teriak Anakku, Tolong

-BERITA, LIFESTYLE-1.576 views

Dua orang anak dikabarkan kritis, akibat tenggelam, di Pantai Eks Sail Tomini, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong.

Tepat hari Minggu, 14 November 2021, sekitar pukul 08.30 Wita, terjadi kecelakaan, pada saat berenang mengakibatkan dua orang anak kritis, karena tenggelam di Pantai eks Sail Tomini Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong.

rektor untad hari korpri senat untad hari korpri

Mengetahui informasi tersebut, Personil Polres Parimo, yang sedang piket, di Mako Polres Parimo segera mendatangi TKP, untuk membatu warga menyelamatkan dua orang korban warga yang tenggelam tersebut.

Kapolres Parimo AKBP YUDY ARTO WIYONO,SIK kepada media ini menerangkan bahwa korban tenggelam tersebut berjumlah dua orang, bernama MUHAMMMAD BONANZA , umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, agama Islam, Alamat Desa Pelawa, Parigi Tengah.

Kata dia, dan kedua adalah ABDUL HAY umur 9 tahun, pekerjaan pelajar, agama Islam, Alamat Desa Pelawa, Parigi Tengah.

Baca juga : Gedung Baru Diresmikan Januari 2022, Kajati Sulteng : Meski Pinjam Gedung, Etos Kerja Awasi Proyek Strategis Terus Meningkat

Dia mengatakan, awalnya pada hari minggu tanggal 14 november 2021, sekitar pukul 08.00 Wita, Affan, umur 42 tahun, pekerjaan PNS, agama Islam, Alamat Desa Pelawa, Parigi Tengah bersama Istrinya, Santi, umur 30 tahun, pekerjaan IRT, agama Islam, Alamat Desa Pelawa.

Kata dia, dan kedua orang anaknya MUHAMMMAD BONANZA, umur 12 tahun, pekerjaan pelajar, agama Islam, Alamat Desa Pelawa, dan ABDUL HAY umur 9 tahun, pekerjaan pelajar, agama Islam, Alamat Desa.

Dia menjelaskan, mereka datang untuk berekreasi atau liburan, dan berenang di eks Pantai Sail Tomini, Desa Pelawa Baru itu.

Baca juga : Nelayan Asal Desa Dalaka Meninggal Usai Diterkam Buaya, Kapolres Palu : Saksi Dengar Teriakan Minta Tolong

Kata dia, kemudian sekitar pukul 08.30 wita, Santi, berjalan menuju pondok yang berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai untuk meminta Affan gantian menjaga anak – anak mereka yang sedang berenang di laut.

“Dan saat itu Santi akan menyiapkan makanan di pondok dekat pantai,”ungkap Kapolres.

Kata dia, setelah itu, Affan berjalan menuju pantai dan kemudian Affan berteriak “anakku… tolong-tolong”.

Dia menjelaskan lagi, karena melihat Muhammad Bonanza sudah dalam posisi mengapung di atas air, dan tidak bergerak, dan pada saat itu juga Affan berenang untuk menyelamatkan anaknya Mohammad Bonanza.

Sementara berenang menolong anaknya yang terapung, Affan melihat anaknya yang ke 2, yaitu Abdul Hay dalam posisi tenggelam ke dasar laut.

“Kemudian meminta tolong kepada warga sekitar dan Persinil Polres Parimo yang kemudian berhasil menolong Abdul Hay,”ungkapnya lagi.

Menurutnya, setelah dilakukan upaya pertolongan pertama kepada kedua anaknya dengan mengangkat kedua kaki anaknya tersebut yang masih dalam kondisi kritis, dan setelah itu kedua korban tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Anutaloko guna mendapatkan pertolongan selanjutnya.

Saat ini Kedua korban masih dapat tertolong serta telah mendapatkan perawatan intensif oleh dokter dan perawat di ruangan ICU Rumah Sakit Anutaloko Parigi.

Adapun kondisi kedua korban sampai saat ini masih dalam keadaan kritis akibat banyak meminum air laut.

Kapolres Parimo menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan hati-hati dalam membawa anak untu berwisata baik itu di pantai maupun di tempat lainya.

Jika terjadi sesuatu agar segera menghubungi Kepolisian terdekat baik itu Bhabinkamtibmas, Pospol, Polsek, Maupun Polres Parimo.(**/ATR/BIDHUMAS/POLRES PARIMO/Dharmawan)

 

satker perumahan sulteng hari bhakti PU Ronny Tanusaputra haru bhakti PU rektor untad hari bhakti PU ketua senat hari bhakti PU BPPW hari bhakti PU zulfikar hari bhakti PU ngo hendry hari bhakti PU syamsurizal hari bhakti PU sakaruddin hari bhakti PU sigi hari bhakti PU pt. diana hari bhakti PU BP2JK hari bhakti PU Brantas hari bhakti PU

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *