Pelaksana Angkat Bicara Soal Lantai Drainase Rusak Hanya Tergerus Air, Disentil Diduga Terjadi Pengurangan Volume, No Coment Lagi?

kondisi lantai kerja
FOTO : pasangan batu mortar sebagai saluran drainase, di Kelurahan Taipa dinilai kurang baik. Karena sesuai fakta di lapangan, kondisi lantai kerja terkupak kapik hanya dengan tergerus air. (DOK.FIRMANSYAH)

FOKUS RAKYAT.NET, PALU — Pelaksana angkat bicara terkait kondisi lantai kerja rusak hanya dengan tergerus air.

Pelaksana angkat bicara itu, melalui rekanan kontraktor PT. Nindya Karya (NK), Pasangan batu mortar di saluran drainase Jalan Trans Sulawesi, di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Lantai saluran drainase yang rusak, info dari lapangan ada kegiatan galian kabel di lokasi tersebut.

“Lantai saluran yang rusak, info dari lapangan, ada kegiatan galian kabel di lokasi tsb,”ungkap Johannes, yang mengklarifikasi berita sebelumnya, terkait kondisi lantai kerjanya rusak hanya dengan tergenang air, kepada redaksi media ini, baru-baru ini.

Baca juga : PT. SPN Akui Bayar UMK Sesuai Ketentuan di Morowali Utara, Hengky : Masa Percobaan Diganti Jadi 3 Bulan Dulu

Baca juga : Keysha Gadis Cilik 6 Tahun, Duta Sulteng Ikuti Grand Model Indonesia di Jakarta

“Iya itu infonya bekas galian,”ungkap Johannes lagi, melalui pesan WhatsApp-nya.

Johannes, mengungkapkan, Mereka tidak perbaiki atau kembalikan lagi ke kondisi sebelum digali.

“Belum tau siapa yang gali. PLN atau TELKOM, Masih dicek,”tegasnya.

Disentil wartawan, biasanya tetap ada penyampaian ke pihak BPJN Sulteng, jika akan lakukan kegiatan di daerah milik jalan, agar koordinasi ke Rhismono, selaku PPK Bencana menangani ruas jalan Tawaeli-Ganti itu.

Baca juga : Ratusan Paket Sembako Dibagikan Demokrat Sulteng, Anwar Hafid : Sembako Ini Titipan AHY Bagi Warga Kota Palu

Anehnya, Johannes, terkesan enggan menanggapinya soal penyampaian ke BPJN Sulteng, untuk mengetahui pelaku pengrusakan yang dimaksud.

Disinggung wartawan lagi, barangkali ketebalan lantai saluran drainase, yang kurang bang, bisa dijelaskan sedikit soal volumenya??

Karena Saluran mortar di Jalan Nasional maximal, ketebalan lantai dan dinding itu 15 – 20 CM, sedangkan fakta di lapangan tipis ya bang.

Diduga telah terjadi pengurangan volume  pada lantai saluran, karena tidak menggunakan batu kosong dan coran lantai, juga tampak sangat tipis. Maaf Boleh diberikan tanggapan bang?

Lagi-lagi Johannes, enggan menanggapi itu, dan terkesan tidak meresponya disinggung soal diduga terjadi pengurangan volume pada lantai saluran drainase tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kondisi lantai kerja rusak hanya dengan tergerus air.

Pasangan batu mortar di saluran drainase Jalan Trans Sulawesi, di Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, disoroti publik.

Padahal, pasangan batu mortar di Taipa itu, merupakan bagian dari pekerjaan ruas Tawaeli-Ganti (Kota Palu-Donggala), baru seumur jagung, notabene belum genap setahun, tapi kondisinya memprihatinkan, kondisi lantai kerja rusak hanya dengan tergerus air.

Pasangan batu mortar Saluran drainase di Taipa ini, merupakan proyek fantastis berbandrol puluhan Milyar-an sepaket dengan peningkatan jalan Tawaeli-Ganti, sumber anggaran melekat di Kementerian PUPR, melalui BPJN Sulteng (Balai Pelaksanaan Jalan Nasional), Satuan Kerja PJN Wilayah 2, yang kemudian dikerjakan oleh rekanan kontraktor plat merah PT. Nindya Karya (NK).

Berdasarkan pantauan redaksi media ini, memantau kondisi jalan di wilayah Trans Sulawesi, di Kelurahan Taipa, kondisinya juga memprihatinkan.

Dimana, pasangan batu mortar sebagai saluran drainase, di Kelurahan Taipa dinilai kurang baik. Karena sesuai fakta di lapangan, kondisi lantai kerja terkupak kapik hanya dengan tergerus air.

Pasangan batu mortar ini juga sebagian rusak, mengalami keretakan.

Rhismono, ST.MT, selaku PPK Bencana di Satker PJN wilayah 2 BPJN Sulteng, sebagai penanggungjawab menangani ruas Tawaeli-Ganti, yang dikonfirmasi media ini, baru-baru ini.

“Tolong lokasi tepatnya, biar di cek,”ungkap PPK Rhismono, membalas pesan WhatsApp redaksi media ini, baru-baru ini, yang dikonfirmasi terkait pasangan batu mortar di saluran drainase Taipa itu.

Senada dengan hal itu, Johannes ST, selaku pelaksana dari Manager Project PT. Nindya Karya, mengungkapkan hal sama dengan PPK Rhismono, untuk segera mengecek kondisi pasangan batu mortar saluran drainase di Taipa itu.

“Lokasinya dimana yah? Biar tim kami yang di Palu bisa ngecek,”ungkapnya melalui pesan WhatsApp kepada media ini.(**/ATR)

LAPORAN : FIRMANSYAH, S.Pt

Baca juga : Bakomstrada Partai Demokrat Sulteng Baru Dilantik, Siap Menangkan Anwar Hafid

Baca juga : Dua Pelaku Curanmor di Kelurahan Layana Ditangkap, Satu Orang Berstatus Pelajar, Kapolres Palu : Pelaku Diamankan di Desa Padende

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PT. MEDIA FIRMANSYAH PERKASA - COPYRIGHT @ 2024
error: Content is protected !!