Warga di Jalan Malaya Palu Tega Aniaya Anak, Istri, dan Orangtua Sendiri, Kapolres : Korban Mengalami Luka

FOTO:Terjadi kasus penganiayaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan empat orang menjadi korban, di Jl Malaya, Lrg Maroso Palu, Selasa (6/7/2021) Pukul 06.45 Wita.

FOKUS RAKYAT.NET, PALU -– Terjadi Kasus Penganiayaan dengan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Palu.

Bahkan, empat orang sekaligus menjadi korban penganiayaan itu, yang terjadi di Jalan Malaya, Lorong Maroso Palu, Selasa,  6 Juli 2021, Pukul 06.45 Wita.

Baca juga : Target Pencarian MIT Poso, Kapolda Sulteng Masuk Wilayah Poso Pesisir Utara

Baca juga : Kapolri Instruksikan Jajarannya Gandeng Warga NU di Indonesia

Baca juga : Ngobrol Pintar ‘Ngopi’, Kajati Sulteng Berbincang Santai Dengan Rekan Media 

Pelaku adalah NH alias Koko (35), tega menganiaya anaknya (FH), istri (Iin Alfionita), dan orangtuanya sendiri (Anis Hasimbala).

Selain itu, juga kerabat pelaku (Kalwin) merupakan warga Desa Tulo, Kabupaten Sigi, Sulteng, ikut menjadi korban penganiayaan.

Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal, mengatakan, masing-masing korban mengalami luka dibagian tubuhnya.

Baca juga : Tiga Pelaku Pencurian Ditangkap di Palu, Kapolres : Pelaku Curi Satu Unit Mobil

Baca juga : Polri Perpanjang Operasi Madago Raya di Poso, Kasatgas : Teroris Musuh Bersama

“Ada yang mengalami luka kepala belakang, luka di telinga, luka bagian mulut, dan jari tangan, serta luka di punggung bagian atas,” ujar AKBP Riza.

Selain itu Kapolres juga mengatakan, kronologi kejadian penganiayaan pertama dilihat oleh kerabat pelaku.

Kata dia, saat itu Kalwin menginap di rumah pelaku, Senin, 5 Juli 2021.

Baca juga : Pembatasan Aktivitas Masyarakat Bikin Tak Nyaman, Kapori: Ini Untuk Menjaga Keselamatan Rakyat

“Kerabatnya itu habis mengantar anaknya di Kota Palu, dan bermalam di rumah pelaku,” ujar Kapolres Palu.

Kemudian malam itu, kerabat pelaku, tidak melihat adanya permasalahan di keluarga pelaku.

Namun hanya saja, Kalwin melihat pelaku tidak bisa tidur semalaman, dan terlihat seperti orang ketakutan.

“Kemudian pada selasa kemarin, Pukul 06.45 Wita, pelaku tiba-tiba mengamuk dengan menggunakan parang hingga melukai anak, istri dan orangtuanya,” kata AKBP Riza.

“Saksi Kalwin ini langsung lari keluar rumah, namun pelaku juga mengejarnya dan mengayunkan sebilah parang yang mengenai punggungnya,” tambahnya menerangkan.

Selanjutnya, dari kejadian tersebut, anggota jaga Polsek Palu Selatan bersama piket fungsi di pimpin KSPK menuju TKP.

Dan langsung masuk ke dalam rumah untuk mengamankan pelaku.

Namun didapati pelaku sudah keadaan bersimbah darah, dengan posisi telungkup.

“Pelaku juga mengalami luka di bagian kepala, dagu dan perut, dan saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit Samaritan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan,” kata Kapolres.

Adapun, untuk ketiga korban yaitu anak, istri dan orang tua pelaku, sebelumnya sudah dilarikan ke RS Samaritan oleh warga sekitar.

Selain itu, belum diketahui secara pasti penyebab mengenai kejadian tersebut.

Karena korban dan pelaku belum bisa dimintai keterangan secara lengkap, sebab masih dalam perawatan.

“Dugaan sementara, menurut keterangan saksi Kalwin, pelaku diduga habis mengkonsumsi Narkoba jenis Sabu, karena terlihat seperti orang ketakutan dan tidak bisa tidur semalaman,” kata Kapolres Palu AKBP Riza Faisal.

Adapaun masing-masing korban mengalami luka yakni, orangtua pelaku luka bagian kepala belakang, Istri pelaku luka di telinga kiri dan tangan kanan, anak pelaku luka bagian mulut dan jari tangan, dan kerabat pelaku luka di punggung bagian atas.(**/Polres Palu/man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!